Senin, 24 Maret 2025

THE RAINBOW TROOPS by Andre Hirata

 

The Rainbow Troops", menceritakan perjuangan 10 anak dari keluarga miskin di sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh keterbatasan, dengan semangat pantang menyerah dan harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik. 

  • Latar Belakang:
    Cerita berlokasi di desa Gantung, Belitung Timur, dan fokus pada kehidupan 10 anak yang bersekolah di SD dan SMP Muhammadiyah, sebuah sekolah yang sederhana dan penuh keterbatasan. 
  • Tokoh Utama:
    Ica, seorang anak laki-laki yang menjadi tokoh utama, dan teman-temannya membentuk "Laskar Pelangi", sebuah kelompok yang penuh semangat dan persahabatan. 
  • Perjuangan dan Keterbatasan:
    Anak-anak ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan ekonomi, fasilitas sekolah yang kurang memadai, dan lingkungan yang keras. 
  • Semangat dan Harapan:
    Meskipun menghadapi berbagai rintangan, anak-anak ini tetap memiliki semangat belajar yang tinggi dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. 
  • Perjuangan Guru:
    Bu Muslimah dan Pak Harfan, dua guru yang memiliki dedikasi tinggi, berusaha keras untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. 
  • Perkembangan Cerita:
    Seiring berjalannya waktu, Laskar Pelangi bertambah anggotanya, termasuk Flo, seorang murid pindahan yang membawa warna baru dalam cerita. 
  • Pesan Moral:
    Novel ini menekankan pentingnya persahabatan, semangat belajar, dan harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik, meskipun dalam keterbatasan. 

    Bagaimana kelanjutan dari kehidupan 10 anak tersebut. 
    Anda dapat membaca cerita selengkapnya pada link ini:

📢 WORKSHOP PENGELOLAAN LAYANAN PERPUSTAKAAN📢

 


Apakah Anda ingin memperbaiki pengelolaan layanan perpustakaan di tempat Anda? Daftar sekarang untuk workshop yang akan membahas teknik-teknik terbaik dalam memberikan layanan perpustakaan yang lebih profesional dan modern!


Jadilah bagian dari perubahan! Workshop ini akan membantu Anda memahami cara mengelola layanan perpustakaan dengan teknologi terbaru untuk meningkatkan kepuasan pengunjung dan kualitas layanan.

"SIGAP" Cara Praktis dan Aktif dalam Menjaga Bumi



Bumi adalah rumah kita, satu-satunya tempat di alam semesta yang kita tahu dapat mendukung kehidupan. Namun, saat ini, planet kita sedang menghadapi ancaman yang serius akibat aktivitas manusia yang merusak lingkungan. Kerusakan hutan, polusi udara, perubahan iklim, dan perusakan ekosistem semakin memperburuk kondisi Bumi, yang berdampak pada kehidupan kita dan generasi mendatang.

"Save Earth" bukan hanya sekadar seruan, tetapi panggilan untuk bertindak. Setiap langkah kecil yang kita ambil untuk melestarikan lingkungan dapat memberikan dampak besar. Mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, menghemat energi, dan mendukung produk ramah lingkungan adalah beberapa cara kita bisa membantu menyelamatkan Bumi. Jika kita tidak bertindak sekarang, kerusakan yang kita timbulkan akan semakin sulit diperbaiki. 

Untuk itu, "SIGAP" menjadi salah satu cara kita dalam melestarikan bumi. Yaitu dengan :
  1. Selalu mengurangi penggunakan plastik.
  2. Ikut andik dalam kegiatan Reboisasi.
  3. Giat mengedukasikan tentang pentingnya menjaga alam.
  4. Aktif melindungi bumi dari hal yang berakibat buruk
  5. Perketat aturan penyalahgunaan hal yang merusak keseimbangan alam.

Namun, harapan masih ada. Dengan kesadaran dan aksi kolektif, kita bisa melawan kerusakan ini. Setiap individu, komunitas, dan negara memiliki peran untuk melindungi Bumi. Mari kita menjaga alam, karena Bumi adalah satu-satunya tempat yang kita miliki untuk hidup dan berkembang. Waktunya untuk bertindak adalah sekarang—untuk Bumi, untuk masa depan, dan untuk kita semua.





 

THE RAINBOW TROOPS by Andre Hirata

  The Rainbow Troops",  menceritakan perjuangan 10 anak dari keluarga miskin di sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh keterbatasa...